Teman-teman, sekarang ini kita hidup di zaman modern. zaman dimana semuanya mudah didapatkan. namun karena perkembangan zaman pula lah, yang membuat remaja menjadi tidak bermoral. banyak pelajar sekolah menengah yang kelebihan batas. banyak pula yang bergaul tidak sesuai masanya. saya, sangat prihatin dengan keadaan teman-teman saya di luar sana yang kurang mengerti apa itu moral.
Pendidikan Nilai Moral adalah suatu usaha sadar yang dilakukan oleh manusia(orang dewasa) yang terencana untuk memberikan kesempatan kepada peserta didik (anak,generasi penerus) menanamkan ketuhanan, nilai-nilai estetik dan etik, nilai baik dan buruk, benar dan salah, mengenai perbuatan, sikap dan kewajiban; akhlaq mulia, budi pekerti luhur agar mencapai kedewasaannya dan bertanggungjawab.
Saat ini pendidikan moral sudah dikalahkan oleh pendidikan yang lain seperti matematika, IPA, IPS dan lainnya. Waktu di sekolah habis untuk mengejar nilai akademik. Murid-murid dipaksa belajar mati-matian agar nilainya pada saat ujian nanti membaik dan bisa mengharumkan nama sekolah. Guru, pelajar, dan pemerintah seakan-akan lupa ada pelajaran yang lebih penting dari itu semua yaitu pendidikan moral. Pendidikan yang akan dibawa sampai akhir hayat, pendidikan yang akan menentukan bagaimana dia dipandang masyarakat lain kelak, pendidikan yang membuat dia menjadi manusia yang berguna, pendidikan yang akan membawa ke surga atau neraka kah siswa siswinya kelak.
Tentu saja kita mengetahui bahwa kehancuran suatu negara dapat terjadi karena hancurnya moral beberapa warganya saja. Dari kalimat tersebut dapat diketahui bahwa kehacuran suatu bangsa bukan terjadi karena nilai akademik memburuk namun karena moral yang hancur. Pendidikan moral yang akan menentukan kemana negara ini kelak akan berkembang.
Pendidikan moral merupakan pendidikan yang mempunyai peran penting dalam kehidupan masyarakat, seharusnya pemerintah menyadari itu dan segera menindak lanjuti. Tambahkan jam mata pelajaran agama dan BK agar siswa atau siswi lebih memahami cara mereka bersikap dengan orang lain dan membuat hatinya lebih peka terhadap masyarakat sekitar. Jangan sampai siswa atau siswi menjadi manusia yang egois yang selalu ingin menang sendiri dan mengikuti hawa nafsunya saja tanpa ada pengendalian dari hatinya. Naudzubillah.
Jadi, pendidikan moral jauh lebih penting dari pada pendidikan akademik. dengan begitu, kita sebagai pelajar Indonesia yang baik, harus bertindak positif, berfikir kreatif, dan memiliki akhlak yang baik sebagai generasi muda bangsa yang memiliki moralitas tinggi.
Komentar
Posting Komentar