Hii welcome back to my story!!!
It's been a long time since I posted my last content. Now I am having my new me, my mature side, my new behaviour, and my new vibes.
Melihat unggahan yang persis sebelum ini, sudah 4 tahun berlalu. Ini mungkin terlambat, tapi tidak juga. Happy new year with new me. Perjalanan panjang nan rumit udah gue lewatin, lagi lagi menceritakan mengenai perjalanan deh. yaa mau gimana lagi karena hidup ini tuh perjalanan, right?
Gue mau menebarkan rasa perjuangan yang harus dilanjutkan sih, karena selama ini kayaknya hidup gue penuh dengan istirahatnya. terakhir kali gue nulis disini posisinya lagi covid dan masih semester 2, dimana setelah melalui semua ini, yang gue tulis sebelumnya itu belum ada apa-apanya ternyata. Alhamdulillah, sekarang gue udah lulus, udah kerja, udah mengalami beberapa pengalaman yang sedih, seru, indah, pahit, nano-nano banget. and maybe its not the end on my postingan right now, my journey should be still continue, not yet, its not time to stop cause my journey is too long to be feel enough. here we go gue akan menceritakan beberapa pengalaman berkesan yang akan gue usahakan untuk menceritakannya dengan ringkas, sebagai bahan throwback juga untuk masa yang akan datang. lets gooo, this is my journey fromm 2020 - 2024 :
1. Masa covid hidup gue masih gitu-gitu aja hingga saatnya tiba gue diajak untuk join penelitian dosen di salah satu desa pesisir di tempat gue tinggal. perjalanan itu menjadi gerbang besar yang membuka peluang, kesempatan, dan pemikiran gue dengan segala doktrin yang dibuat sendiri mengenai salah jurusan dan menyelesaikan apa yang sudah dimulai. perjalanan yang penuh makna, gue bisa mellihat bagaimana serunya seorang akademisi terjun langsung kepada masyarakat, memberi penyuluhan mengenai hal awam yang padahal merupakan suatu hal krusial di kehidupan ini. setelah membantu kegiatan ini, gue menjadi sering ikut terjun sama penelitian dosen, menambah jaringan tentunya juga, dan membuat belajar apa itu artinya bekerjasama dengan partner sejawat.
2. Setelah masa covid selesai, perjalanan kuliah memaksakan gue untuk melakukan praktik kerja lapang yang mengharuskan untuk tinggal bareng-bareng sama temen untuk menjalankan project besar kita yang merupakan salah satu masalah yang rumit. Di fase ini akhirnya gue merasakan yang namanya merantau walaupun memang ga sejauh itu juga dan barenf-bareng sama temen. Di fase ini gue belajar banyak mengenai bagaimana bekerja dengan profesional tanpa menghiraukan perasaan pribadi yang sangat amat menguras rasa sabar dalam diri ini. lain kali, kalau gamau ambil risiko jangan terlalu perfectionist dan ingin melakukan semuanya sendiri ya teruntuk diri ini. Kadang memang ada manusia yang khusus diciptakan buat kita untuk bertanya-tanya "ko bisa ya ada orang kaya gitu" dan sebagai bahan ujian untuk level up rasa sabar. gpp, belajarnya ekstra. Tapi, disini juga gue merasakan hangat kekeluargaan dari temen-temen kelas, setelah sekian lama hanya dibatasi dengan layar rata dan ruang hampa internet, di fase-fase akhir ternyata gue mendapatkan semua perasaan itu. dari kegiatan ini juga, silaturahmi dan keakraban kita terus meningkat. gimana engga, kita tidur sepindang seperkipasan, makan sepanci se per sendokan. ibarat bahasa sundanya nya mah ya makin apet aja.
3. Masa praktik kerja lapang diatas adalah salah satu yang terindah terseru, hingga tiba saatnya gue memasuki fase ini. Praktik kerja lapang klinik, seberat-beratnya titik hidup gue kayanya ini masuk top 2 sih. penuh air mata, tenaga kekuras, mental engga usah ditanya. hari-hari isinya deg-degan dan nangis. Pada fase ini juga tentunya gue merasakan se loyal itu ya nakes sama pekerjaannya ketimbang keluarga mah. karena pada menjalani praktik disini, gue bener-bener ngerasain yang namanya ga lebaran bareng keluarga, alias gue harus memberi intervensi kepada pasien yang gue pegang. pasien pertama gue, Tn.S yang akan selalu gue ingat. sekalian saya titip salam untuk bapak dimanapun bapak berada sekarang, semoga bapak sehat-sehat dan dalam kondisi baik ya pak, karena sekarang saya jug adalam keadaan baik. perjalanan yang begitu berat disini tiba pada puncaknya ketika gue harus mempresentasikan kasus yang gue pegang, dan mempertanggung jawabkannya di depan para senior, pembimbing lapangan, dan pembimbing akademik. kebetulan gue kedapetan salah satu rumah sakit besar, rumah sakit rujukan, yang berarti engga ada pasien yang penyakitnya cuma 1 diagnosa, 1 variabel. minimalnya 2 diagnosa, atau sering kita kenal dengan komplikasi. gue mendapatkan kesempatan pertama untuk presentasi, bersyukur, sangat bersyukur karena gue gaakan deg-degan dan kena pressure karena hasil dari temen-temen yang lain. takut? bangetttt!! pake ditanya, tapi setelah gue menyelesaikan prsentasinya dan berhasil menjawab semua pertanyaan, rasanya gue menemukan kelegaan yang gapernah dirasainnn sebelumnya-sebelumnya. rasa lepas, rasa bebas, rasa yang gue tunggu tepat dari saat pertama melakukan praktik kerja disini. ternyata gue bisa loh melewati itu semua (1).
4. Perjalanan berat bukan cerita di atas aja, tepat hari pertama gue kerja praktik, pada hari yang sama juga gue harus melakukan war judul KKN. nah kan, tiba-tiba KKN aja... perasaan postingan terakhir blog ini masih semester 2, time flies so fast. tapi berat banget yahhhh pas dijalanin mah... akk forget the pain. di fase ini gue mendapatkan beberapa kebetulan dan pelajaran serta tangisan hahaha. ga se serem itu ternyata KKN yang gue alami, karena kebetulan sekelompok dengan beberapa orang yang udah gue kenal, dan bukan sekedar kenal tapi temanan cukup lama, ada yang lama banget malah. tapi justru disini ga seperti yang gue bayangkan, malahan gue lebih deket dgn temen-temen baru disini. merasakan yang namanya per bodyshamingan oleh beberapa orang, tp setelah gue agak trauma sekarang gue cuma berusaha ga memikirkan itu semua. selama gue ga ngerugiin mereka, gue gamau terus larut disana. boong deng, dulu gue se trauma itu sampe gamau ikut kemana-mana. big thanks to temen gue yang ternyata dia minta tolong salah satu temen disana untuk baren gue terus. ada kejadian kocak juga disini, ketika gue bersama temen main ke pantai dan mengeluarkan segala uneg-uneg, meneriaki nama orang yang kita sempet senengin dikiiit, plot twistnya adalah ternyata mereka ada disanaaa hahahhaa. idk what if sebetulnya mereka denger tapi pura-pura ga denger. cuma kalau diinget lagi, gue yakin se merah ituuuu wajah kita ketika orangnya tiba-tiba manggil kita hahaha. such a beautifull memories. singkatnya, setelah ini semua selesai kita memutuskan untuk mengukir cerita baru juga dengan healing ke puncak.
5. Nih fase bener-bener lumayan berat juga. Beres fase di atas, cus langsung ditimpa dengan per proposalan. disini gue gamau panjang lebar, intinya pernah se jatoh itu sampe bolos bimbingan, secape itu, sampe akhirnya bisa bangkit lagi dan menyelesaikan masa ini dengan baik. meskipun ada salah satu pernyatan penguji gue yang akan selalu teringat dan akan gue abadikan disini "saya lebih mengerti apa yang kau jelaskan daripada yang kau tulis disini" wkwkwkwk bersyukurnya adalah gue bisa jelasin dengan lancar apa yang beliau tanyakan mengenai maksud dari tulisan gue itu.
6. Nahhhhhhh ini fase ter random memorable parah abiez. pas banget ketika gue lagi ngetik ini lagu mereka yang ke play banget di earphone gue. Tahun 2023 akhirnya gue bisa menghadiriii konser tour EXO-SC yang ternyata sebelumnya gue khawatirkan ketika masa covid. awalnya, sangat amat berdosa karena war tiket bahkan sebelum menjalani sidan proposal. tapi ternyata ini menjadi salah satu bentuk reward ketika timing yang Allah kasih itu kaya udah terskenario sebaik itu. ketika selesai proposalan dan ambil data yang sangat menguras tenaga. gue berangkat untuk ketemu Sehun n Chanyeol!!! omo omo masi exited banget ketika ngetik ini untuk menceritakan pengalaman berharga itu. yaaaa meskipun berangkatnya sempet ada drama hp ketinggalan tapi gapapaaa. kita bisa melewatinya, bermalam minggu di pinggir pantai bareng sehun chanyeol is another level og happiness.
7. Back to reality. setelah perkonseran akbar my first time in my life. gue harus kembali bergelut dengan tugas akhir, rilll tugas akhir mengolah data yang sudah gue ambil dan tinggalkan untuk ketemu bias. penuhhh air mataaa, udah itu doang. udah gamempan lagi yang namanya dimotivasiin sama orang lain. karena cuma diri sendiri yang tau gimana cara bangunnya, gimana cara ngelangkahnya lagi, gimana capeknya. tapiii, setelah perjuangan panjang itu. sampailah gue di titik ini, di tengah kegabutan kerja shift malam untuk salah satu pekerjaan yang sempat menjadi langganan yang gue setorkan ke Allah setiap sehabis sholat. masih banyak cerita yang ke skip dari setelah masa sidang akhir. mungkin akan menjadi part 2 nya dari chapter 'New Me" ini yay.
Sampai jumpa di pergabutan berikutnya!!!
Komentar
Posting Komentar